Pemalang | benuapost.id – Industri padat karya di Kabupaten Pemalang kembali menunjukkan geliat positif. PT Wong Hang Bersaudara (WHB) resmi mengaktifkan kembali fasilitas produksi garmen yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Pemalang, Desa Kabunan, Kecamatan Taman.
Pengoperasian kembali pabrik tersebut menjadi momentum kebangkitan sektor garmen di Pemalang, sekaligus membuka kembali kesempatan kerja bagi ribuan tenaga kerja yang sebelumnya terdampak berhentinya aktivitas produksi.
Perusahaan yang kini berada di bawah kepemimpinan generasi keempat, yakni Stephen Wongso, Samuel Wongso, dan Alfindra Amanda, menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali industri padat karya serta memperkuat perekonomian masyarakat sekitar.
Direktur PT Wong Hang Bersaudara, Alfindra Amanda, menyampaikan bahwa pengaktifan kembali pabrik dilakukan setelah melalui proses revitalisasi dan pengambilalihan fasilitas produksi dengan luas sekitar 1,5 hektare.
“Fasilitas pabrik telah disiapkan secara menyeluruh, termasuk mess karyawan dan sekitar 900 unit mesin produksi yang siap dioperasikan,” ujar Alfindra, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, langkah ini tidak hanya bertujuan membuka lapangan kerja baru, tetapi juga menghidupkan kembali rantai industri garmen di Pemalang serta mendukung peningkatan kapasitas produksi nasional melalui pemanfaatan aset industri yang sebelumnya tidak optimal.
Selain itu, PT Wong Hang Bersaudara juga membuka ruang kolaborasi dengan UMKM tekstil lokal, baik sebagai pemasok bahan baku, penyedia aksesoris, maupun jasa pendukung lainnya.
“Kolaborasi dengan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Alfindra menegaskan bahwa keberlanjutan lapangan pekerjaan merupakan fondasi utama dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat dan produktif.
“Dengan adanya kepastian kerja, kami berharap para pekerja dapat kembali menata kehidupan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.



