Jakarta, benuapost.id | Okehh Dua kabar panas kali ini datang dari pertahanan udara Indonesia dan Geopolitik Kawasan bos,,!
Pertama : Pada 27 April 2026 di Kendari, Kepala Staf TNI AU Marsekal M. Tonny Harjono mengungkap rencana besar: penempatan skuadron jet tempur di Lanud Haluoleo. Ini bukan sekadar penambahan alutsista, tapi langkah strategis memperkuat pertahanan udara Indonesia Timur dan menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai hub operasi menuju Pasifik.
Nah walaupun Jenis jet tempurnya dikatakan masih belum diketahui,
Namun dari berita2 dan rumor panas terdahulu
Spekulasi pun muncul jet tempur apakah yang akan mengisi pangkalang penting itu,, mulai dari Chengdu J-10, Sukhoi Su-35, hingga mungkin ada opsi lain. Kira2 jet tempur apakah itu?
Kemudian kabar kedua peringatan keras datang dari Menlu Singapura Vivian Balakrishnan (28 April 2026). Ia menyebut bahwa jika konflik AS–China pecah, Selat Malaka bisa lebih berbahaya dibanding Selat Hormuz. Dengan lebih dari sepertiga perdagangan dunia melewati jalur ini, gangguan sedikit saja bisa berdampak global.
//ss






