Benuapost.id I Tanjungbalai
Di usia yang semakin matang, Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) merayakan HUT ke-75 dengan semangat baru. Kejari Tanjung Balai turut memeriahkan momen ini, menggemakan amanat Jaksa Agung tentang pentingnya menjaga wibawa dan kehormatan korps di era digital.
Perayaan HUT PERSAJA ke-75 di Kejari Tanjung Balai diawali dengan upacara khidmat, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang organisasi profesi ini.
Dengan mengusung tema "PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Republik Indonesia dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional", PERSAJA menegaskan komitmennya untuk menjadi pilar penting dalam menjaga NKRI.
Kajari Tanjung Balai, Bobon Robiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa PERSAJA adalah pilar adhyaksa yang mengedepankan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang berakhlak. "Keberadaan PERSAJA sangat strategis dalam mendukung terbentuknya Jaksa yang profesional, responsif, berintegritas, dan andal," ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Di era digital yang serba transparan ini, masyarakat semakin kritis dalam menilai kinerja penegak hukum, termasuk Jaksa. Oleh karena itu, Jaksa dituntut untuk selalu menjaga wibawa dan kehormatan, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.
"Sebagai seorang Jaksa, harus memiliki wibawa dan menjaga kehormatan selama pelaksanaan tugas dan kewenangannya. Terapkan pola hidup sederhana di lingkungan masyarakat, baik secara langsung maupun dengan sarana digital," tegas Kajari, mengutip amanat Jaksa Agung.
Di usia yang ke-75, PERSAJA diharapkan semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Jaksa sebagai penegak hukum harus menjadi teladan bagi masyarakat, menjunjung tinggi keadilan, dan memberantas (segala korupsi) demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
Pewarta: Ilham Gani (IG)



