![]() |
| Foto ilustrasi |
Lampung Tengah, benuapost.id – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Seorang lurah bernama Sukardi diduga menjual beras bantuan sosial (bansos) sebanyak 4 ton dengan nilai mencapai Rp36 juta. Dugaan tersebut memicu kemarahan warga hingga berujung aksi pembakaran rumah milik yang bersangkutan. 19 Mei 2026
Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan, warga merasa kecewa dan marah karena bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru diduga diperjualbelikan. Dalam video dan foto yang viral, tampak kondisi rumah yang hangus terbakar dengan narasi “gak jelas larinya kemana”.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian publik dan memicu berbagai komentar dari netizen. Banyak warga meminta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan bantuan sosial tersebut secara transparan dan terbuka.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun penyebab pasti terjadinya pembakaran rumah tersebut. Aparat diharapkan segera melakukan penyelidikan guna menghindari informasi simpang siur di masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyaluran bantuan sosial harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Benuapost.id
Update Cepat, Fakta Tepat






