Tawuran Dua Kelompok Silat Pecah di Sukoharjo, Sejumlah Rumah Warga Rusak
SUKOHARJO, Benua Post – Bentrokan melibatkan dua kelompok perguruan silat terjadi di Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (7/9/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Kapolsek Polokarto AKP Sri Haryanto mengatakan, massa yang terlibat dalam bentrokan tersebut diduga merupakan oknum anggota perguruan silat PSHT dan Pagar Nusa.
Berdasarkan keterangan kepolisian, situasi antara kedua kelompok disebut sudah memanas sejak Minggu (6/9/2026) sore.
Sebelumnya, pada malam hari, berlangsung kegiatan pengesahan pesilat Pagar Nusa di wilayah Kecamatan Bendosari. Setelah kegiatan selesai, rombongan Pagar Nusa kemudian melakukan konvoi dengan jumlah massa yang cukup banyak menuju wilayah Mojolaban.
Namun, ketika rombongan melintas di simpang tiga Jengglong, terjadi aksi pelemparan batu.
Kepolisian memperoleh informasi bahwa aksi pelemparan tersebut diduga dilakukan oleh oknum anggota PSHT. Aksi tersebut kemudian memicu terjadinya bentrokan antara kedua kelompok.
Massa dari kedua perguruan silat terlibat aksi saling serang hingga situasi semakin tidak terkendali. Jumlah massa yang terlibat dalam bentrokan diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.
Kericuhan tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga menyebabkan sejumlah rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan.
Polisi mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan provokatif maupun aksi balasan yang dapat kembali memicu bentrokan.
Benua Post – Cepat, Tegas, Berimbang.

