Benuapost.id I Tanjungbalai
Gedung Bersejarah Balai Di Ujung Tanjung Kota Tanjungbalai bergelora pada Minggu malam, 12 April 2026! Festival Lancang Samudra 2026 sukses digelar, memukau ratusan pengunjung dengan pertunjukan seni budaya yang mempesona. Apa pesan penting yang disampaikan Wakil Walikota dalam festival ini?
Suasana Balai Di Ujung Tanjung pada malam itu dipenuhi dengan gemerlap lampu dan alunan musik tradisional. Para pengunjung, yang berjumlah sekitar 100 orang, tampak antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan.
Festival Lancang Samudra 2026 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Walikota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, SP, M.Si, Plt Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Buhori Ginting, perwakilan Kapolsek Tanjungbalai Selatan Aipda Wahyu Dani, perwakilan Danlanal TBA Lettu Sukino, Kasatpol PP Kota Tanjungbalai Pahala, serta para insan pers Kota Tanjungbalai.
Rangkaian acara Festival Lancang Samudra 2026 meliputi pertunjukan musik, kesenian, dan hiburan yang memukau. Ketua pelaksana Ricky Arnold dan tokoh budaya Agus Toni memberikan sambutan yang inspiratif, membangkitkan semangat untuk melestarikan budaya daerah.
Wakil Walikota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, SP, M.Si, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Lancang Samudra 2026. Ia menekankan pentingnya melestarikan budaya daerah sebagai identitas bangsa dan modal pembangunan. "Festival ini adalah bukti nyata bahwa kita peduli terhadap budaya kita. Mari kita terus lestarikan dan kembangkan budaya daerah agar semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda," ujarnya dengan penuh semangat.
Tokoh budaya Agus Toni juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Festival Lancang Samudra 2026. Ia berharap festival ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dan menjadi daya tarik wisata Kota Tanjungbalai. "Dengan adanya festival ini, kita dapat memperkenalkan budaya kita kepada dunia luar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan Kota Tanjungbalai," katanya.
Kegiatan Festival Lancang Samudra 2026 berakhir pada pukul 22.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Keberhasilan acara ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
Festival Lancang Samudra 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa. Dengan melestarikan budaya daerah, kita dapat memperkuat identitas bangsa dan meningkatkan potensi wisata daerah.
Sampai jumpa di Festival Lancang Samudra tahun depan! Mari kita terus lestarikan dan kembangkan budaya daerah agar semakin jaya!
Pewarta: Ilham Gani (IG)