Sujud Syukur di Sei Jawi-Jawi: Husinsyah Menang Telak 1.371 Suara, Sebut Ini Kemenangan Rakyat
0 menit baca
Benuapost.id I Asahan
Tangis haru pecah di Desa Sei Jawi-Jawi. Bukan tangis sedih, tapi tangis kemenangan. Husinsyah, Kepala Desa terpilih, menggelar syukuran akbar pada Sabtu (10/10/2026) setelah berhasil mempertahankan singgasananya untuk periode kedua.
Syukuran yang digelar sederhana di bawah tenda desa itu dihadiri ratusan warga, tim sukses nomor urut 1, tokoh agama, pemuda, hingga Camat Sei Kepayang Barat Rahmad Dalimunthe beserta istri yang datang langsung memberikan selamat.
Kemenangan Husinsyah di Pilkades 7 Oktober 2026 memang bukan kemenangan biasa. Berdasarkan Plano Rekapitulasi Suara yang diperoleh media ini, Husinsyah menang telak mutlak.
Dari total 1.939 pemilih yang datang di 4 TPS, Husinsyah meraup *1.371 suara*. Jauh meninggalkan pesaingnya, Mardi Sajali dengan 338 suara dan Ahmad Handoko HTP dengan 196 suara. Ia sapu bersih kemenangan di semua TPS.
Saat diwawancarai awak media, pria yang akrab disapa Pak Husin itu tak kuasa menahan haru. Suaranya bergetar.
"Dengan sangat terharu saya sampaikan, ini adalah kemenangan masyarakat Desa Sei Jawi-Jawi yang masih memberi kepercayaan kepada saya, bukan kemenangan saya pribadi," ucapnya lirih.
Ia menegaskan, amanah jilid kedua ini bukan untuk euforia, melainkan tanggung jawab besar. Husinsyah menyampaikan terima kasih kepada panitia Pilkades, tim sukses, dan seluruh masyarakat yang telah menjaga Pilkades berjalan damai dan kondusif.
Pesan serupa disampaikan Camat Sei Kepayang Barat, Rahmad Dalimunthe. Ia mengajak semua pihak untuk mengubur perbedaan.
"Pilkades telah selesai, tidak ada lagi perbedaan pilihan. Saatnya kita kembali bersatu, bersama-sama mendukung Kades terpilih membangun Sei Jawi-Jawi yang lebih maju dan sejahtera," tegas Camat dalam sambutannya.
Warga yang hadir pun menitipkan harapan besar. Di periode kedua, mereka berharap Husinsyah tancap gas melanjutkan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan desa yang lebih prima.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama, sebagai simbol bersatunya kembali Desa Sei Jawi-Jawi pasca kontestasi demokrasi.
Pewarta: Ilham Gani
