itemscope='itemscope' itemtype='https://schema.org/WebPage'>
  • Jelajahi

    Copyright © Benua Post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Widget HTML (label jasa)

    Perintah Langsung Bupati Lucky Hakim : Pemkab Indramayu Gerak Cepat Pulangkan 7 Pekerja Terlantar di Papua

    08/04/26, April 08, 2026 WIB Last Updated 2026-04-08T04:24:36Z
    masukkan script iklan disini
    PASANG IKLAN +6287711124050


    INDRAMAYU — Pemerintah Kabupaten Indramayu bergerak cepat dalam merespons kondisi warganya yang terlantar di luar daerah. Atas perintah langsung Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu segera mengambil langkah untuk memulangkan tujuh pekerja asal Indramayu yang terlantar di kawasan Sermayam, Merauke, Papua Selatan.


    Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, menyampaikan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi tersebut. Seluruh biaya pemulangan para pekerja akan ditanggung oleh Baznas Kabupaten Indramayu.


    “Pak Bupati sudah memerintahkan kami agar segera memulangkan tujuh pekerja yang terlantar di Papua. Semua biaya pemulangan ditanggung Baznas,” ujar Endang kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2026).


    Endang menjelaskan, langkah cepat ini dilakukan setelah beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi para pekerja asal Indramayu yang terlantar akibat ditinggal mandor. Video tersebut menjadi dasar percepatan penanganan oleh pemerintah daerah.


    Dalam proses penelusuran, Disnaker berhasil menghubungi Catu Wijaya yang menjadi perwakilan para pekerja. Ia menjelaskan bahwa mereka bekerja sebagai kuli bangunan dalam proyek pembangunan barak TNI di Yonif TP 818/YUBOI.


    Namun, harapan untuk memperoleh penghasilan yang layak tidak terpenuhi. Para pekerja mengaku tidak menerima hak sesuai perjanjian awal, bahkan ditinggalkan oleh mandor yang membawa mereka ke Papua.


    “Atas perintah Pak Bupati Lucky, kami langsung mencari tahu keberadaan mereka. Alhamdulillah sekarang sudah bisa menghubungi Pak Catu, tinggal menunggu kesiapan untuk dipulangkan ke Indramayu,” jelas Endang.


    Lebih lanjut, Disnaker bersama Dinas Sosial dan Baznas telah menyiapkan seluruh fasilitas pemulangan. Saat ini, para pekerja masih dalam proses mengurus upah yang belum dibayarkan oleh mandor.


    “Kami sudah siap memulangkan. Jika mereka sudah siap, tiket pesawat segera kami beli,” pungkas Endang.


    Adapun tujuh pekerja yang terlantar tersebut adalah:


    Mulyadi


    Yogi Setiawan


    Catu Wijaya (Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi)


    Ahmad Malik Ibrahim (Desa Jatimulya)


    Jayadi (Desa Cikawung)


    Carwadi (Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi)


    Rasim (Blok Sarmita, Desa Puntang, Kecamatan Losarang)



    Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima tawaran kerja di luar daerah, serta memastikan kejelasan kontrak dan pihak yang bertanggung jawab sebelum berangkat.


    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini