Benuapost.id I Tanjungbalai
Halaman SMPN 8 Tanjungbalai mendadak menjadi panggung kreativitas dan kearifan lokal, Kamis (21/5). Bukan sekadar pentas seni dan bazar makanan tradisional biasa, melainkan implementasi program P8 Kurikulum Merdeka yang bertujuan membentuk karakter siswa melalui pengalaman belajar yang mendalam.
Kepala Sekolah SMPN 8, Ahmad Safii, SPd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program P8 Kementerian Kurikulum Merdeka, yang berfokus pada pembelajaran mendalam (deep learning) untuk membentuk karakter utuh melalui 8 dimensi kompetensi utama.
Siswa siswi kelas 7 dan 8 diajak untuk berpartisipasi dalam bazar makanan tradisional, di mana mereka belajar tentang matematika, IPS, dan IPA melalui praktik berdagang. Bukan hanya sekadar menjual makanan, tetapi juga melestarikan warisan kuliner Indonesia.
Sementara itu, siswa siswi kelas 9 menampilkan pentas seni yang memukau, menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di berbagai bidang seni. Pentas ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan menumbuhkan rasa bangga terhadap seni dan budaya Indonesia.
Pentas ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan menumbuhkan rasa bangga terhadap seni dan budaya Indonesia. Dari tari tradisional yang memukau hingga drama musikal yang mengharukan, setiap penampilan memancarkan semangat dan dedikasi para siswa.
Kegiatan P8 ini merupakan contoh nyata dari pembelajaran holistik yang menggabungkan teori dan praktik. Siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini disambut dengan penuh antusias oleh para siswa dan guru. Semangat kebersamaan dan dukungan dari seluruh warga sekolah menjadi kunci keberhasilan acara ini.
SMPN 8 Tanjungbalai terus berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan menyenangkan, sehingga dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan cinta terhadap budaya Indonesia.
Pewarta: Ilham Gani



