Burgerkill: Dari Plesetan Nama Restoran Hingga Menjadi Legenda Metal Dunia
0 menit baca
Benuapost.id
Di peta musik keras Indonesia, satu nama berdiri tegak sebagai simbol ketangguhan, konsistensi, dan kebanggaan: Burgerkill. Berdiri sejak 11 Mei 1995 di Bandung, Jawa Barat, band ini didirikan oleh mendiang Aries Tanto atau yang akrab disapa Kang Ebenz, bersama teman-teman sekolahan. Perjalanan mereka dimulai bukan dari panggung megah, melainkan dari semangat muda yang membara.
Uniknya, nama Burgerkill lahir dari sebuah plesetan cerdas terhadap merek restoran cepat saji asal Amerika, Burger King. Nama sederhana ini justru menjadi identitas yang tak terlupakan, mewakili semangat yang berbeda dan berani melawan arus. Berakar kuat dari skena musik bawah tanah kawasan Ujungberung, Bandung, mereka membangun ikatan yang erat dengan komunitas. Para pendukung setianya yang menyebut diri Begundal, menjadi bukti kesetiaan yang terjalin sejak hari-hari awal mereka berkarya.
Nama Burgerkill tak hanya dikenal di dalam negeri, namun melesat hingga ke kancah internasional. Puncak pengakuan dunia terjadi pada tahun 2013, saat mereka menyabet penghargaan bergengsi "As Fck"* di ajang Metal Hammer Golden Gods Awards di Inggris. Penghargaan ini menjadi tonggak sejarah musik Indonesia. Prestasi itu diperkuat lagi ketika pada tahun 2020, majalah ternama Metal Hammer memasukkan Burgerkill ke dalam daftar 50 Band Metal Terbaik Dunia.
Namun, perjalanan menuju kejayaan tak selamanya mulus. Burgerkill harus melewati berbagai ujian berat: pergantian formasi demi menjaga semangat berkarya, duka mendalam atas kepergian vokalis ikonik Ivan Scumbag, hingga kehilangan sosok pendiri sekaligus jiwa band, Ebenz, yang wafat pada tahun 2021. Meski tertimpa duka, api semangat mereka tak pernah padam.
Memasuki babak baru sejarah, Burgerkill kembali membuktikan bahwa musik mereka abadi. Di awal tahun 2026, mereka mengumumkan kabar gembira: kembalinya Vicky Mono mengisi posisi vokalis. Sebuah tanda bahwa legenda ini terus melangkah, melanjutkan gempakan nada yang telah menginspirasi jutaan jiwa, dari Ujungberung hingga ke seluruh penjuru dunia.
Penulis Artikel: Ilham Gani