BREAKING NEWS

DUGAAN MAFIA SOLAR DI TANGERANG SELATAN DISOROT: NAMA BERINISIAL PANDI A. DISEBUT, APARAT DAN BPH MIGAS JANGAN DIAM!


 

TANGERANG SELATAN — Dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Biosolar kembali mencuat di wilayah Tangerang Selatan. Aktivitas kendaraan truk yang diduga berulang kali melakukan pengisian Biosolar di SPBU kawasan Ciater menjadi sorotan serius dan memunculkan dugaan adanya praktik yang terorganisir.



Dalam informasi yang diterima redaksi, aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan seseorang yang dikenal dengan nama Pandi Ambon. Nama tersebut disebut oleh sumber sebagai pihak yang diduga berada di balik aktivitas pengisian solar berulang menggunakan kendaraan tertentu.



Dugaan ini bukan persoalan kecil. Jika benar terjadi pembelian atau pengisian Biosolar secara berulang dengan pola tertentu untuk kemudian disalurkan kembali atau memperoleh keuntungan secara tidak sah, maka persoalan tersebut harus segera ditelusuri oleh aparat penegak hukum dan lembaga pengawas BBM.


Dokumentasi yang diterima redaksi memperlihatkan aktivitas kendaraan truk di area SPBU pada dini hari serta tampilan dispenser BBM. Informasi lapangan juga menyebut adanya dugaan pemberian uang tip kepada operator sekitar Rp10 ribu setiap pengisian.


Dugaan keterlibatan operator SPBU juga harus diperiksa. Jangan sampai petugas yang seharusnya menjalankan prosedur distribusi BBM justru menjadi bagian dari praktik yang merugikan masyarakat.


APARAT JANGAN TUTUP MATA

BPH Migas, Pertamina, Polres Tangerang Selatan dan jajaran kepolisian setempat diminta segera turun tangan.


Jangan menunggu persoalan ini menjadi viral terlebih dahulu.


Pemeriksaan dapat dilakukan dengan membuka rekaman CCTV SPBU, mencocokkan nomor polisi kendaraan, memeriksa riwayat transaksi, volume pengisian, identitas kendaraan, serta menelusuri pola pengisian yang dilakukan secara berulang.


Jika benar terdapat jaringan yang mengatur pembelian Biosolar bersubsidi, aparat harus mengungkap siapa pelaku lapangan, siapa koordinatornya, siapa pemodalnya, ke mana BBM tersebut disalurkan, dan siapa yang menikmati keuntungannya.


Masyarakat tidak boleh dirugikan akibat dugaan permainan distribusi BBM bersubsidi.


JANGAN ADA PEMBIARAN

Informasi mengenai dugaan aktivitas tersebut disebut telah diketahui oleh sejumlah pihak di lapangan. Karena itu, aparat diminta membuktikan secara terbuka apakah benar terdapat unsur pembiaran atau tidak.


Apabila memang tidak ada pembiaran, lakukan penindakan dan tunjukkan kepada publik bahwa aparat bekerja.


Sebaliknya, apabila ditemukan adanya oknum yang sengaja melindungi atau membiarkan praktik tersebut, maka dugaan keterlibatan oknum tersebut juga harus diperiksa sesuai ketentuan hukum.


Nama Pandi Ambon yang disebut dalam informasi ini juga perlu diklarifikasi dan diperiksa oleh pihak berwenang. Jika tidak terlibat, berikan ruang untuk membantah dan menjelaskan. Namun apabila hasil penyelidikan membuktikan keterlibatannya dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi, aparat harus bertindak tegas tanpa pandang bulu.


Redaksi menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan bentuk kontrol sosial dan dorongan kepada aparat untuk melakukan penyelidikan serta verifikasi secara profesional. Setiap pihak yang disebut tetap memiliki hak jawab dan hak memberikan klarifikasi.


Pertanyaannya sederhana: apakah dugaan permainan Biosolar ini akan ditindak, atau justru dibiarkan terus berlangsung?


Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan.


BPH Migas dan aparat penegak hukum: TURUN, PERIKSA, UNGKAP, DAN TINDAK JIKA TERBUKTI.


//Ay

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini