BREAKING NEWS

Gas 3 Kg Langka di Tanjungbalai: Anggota Dewan Prihatin, Curigai Ada Praktik Tidak Wajar di Balik Kelangkaan Subsidi yang Menyulitkan Warga

 
Benuapost.id l Tanjungbalai 

Krisis ketersediaan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kilogram melanda Kota Tanjungbalai. Kelangkaan yang terjadi belakangan ini tidak hanya mempersulit masyarakat, namun juga memicu kenaikan harga di pasaran yang terasa sangat memberatkan, terutama bagi ibu rumah tangga yang sangat bergantung pada kebutuhan pokok tersebut.
 
Merespons situasi yang semakin meresahkan ini, Anggota DPRD Kota Tanjungbalai dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dedi Sanatra, ST., MT, akhirnya angkat bicara. Ia menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kesulitan yang kini harus ditanggung oleh warga sehari-hari.
 
Melalui keterangan resminya pada Rabu, 3 Juni 2026, Dedi Sanatra menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat persoalan ini berlarut-larut. Menurutnya, langkah konkret dan penyelesaian yang menyeluruh harus segera diambil demi melindungi hak masyarakat atas barang kebutuhan pokok bersubsidi.
 
"Kami akan segera membawa persoalan ini ke dalam forum Fraksi PKB dan berkoordinasi erat dengan Pimpinan DPRD Kota Tanjungbalai. Rencana kami, akan digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan seluruh komisi, pemangku kepentingan terkait, serta unsur Pemerintah Kota. Tujuannya satu: mencari akar masalah yang sebenarnya, agar kelangkaan seperti ini tidak terulang kembali di masa depan," tegas Dedi.
 
Lebih lanjut, politisi ini mengungkapkan bahwa DPRD akan mendorong keluarnya rekomendasi tegas kepada Pemerintah Kota. Rekomendasi ini dimaksudkan agar penindakan dilakukan secara langsung dan serius terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan, sehingga memberikan efek jera.
 
"Kami menekankan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk benar-benar menjaga dan menjamin keberadaan serta distribusi tabung gas elpiji 3 Kg di wilayah Kota Tanjungbalai. Bantuan subsidi ini adalah hak rakyat, dan ketersediaannya wajib dipastikan stabil," tambahnya.
 
Dedi berharap, dengan langkah-langkah politik dan pengawasan ini, masyarakat Tanjungbalai dapat segera bernapas lega dan kembali mendapatkan akses gas elpiji bersubsidi dengan mudah dan harga yang wajar sesuai ketentuan.


Pewarta: (IG)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

Terkini