-->

Puasa


 

Tex berjalan

Iklan 300x250

7 Daftar Bansos Dihentikan Mulai Januari 2026, Ini Program Penggantinya

Benua Post
06/01/26, 20:40 WIB Last Updated 2026-01-06T13:40:39Z
masukkan script iklan disini
iklan anda disini


 

Jakarta, BENUA POST – Pemerintah akan melakukan penataan ulang terhadap sejumlah program bantuan sosial (bansos) yang selama ini berjalan. Mulai Januari 2026, terdapat tujuh jenis bansos yang direncanakan tidak lagi dilanjutkan, seiring dengan penerapan skema bantuan baru yang dinilai lebih efektif dan tepat sasaran.


Kebijakan tersebut merupakan bagian dari reformasi perlindungan sosial nasional guna mengurangi tumpang tindih program serta memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.


Daftar Bansos yang Dihentikan

Berdasarkan evaluasi kebijakan dan penyesuaian sistem perlindungan sosial, berikut tujuh bansos yang masuk dalam skema penghentian bertahap mulai 2026:


Bansos tunai reguler non-terpadu

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) skema lama

Bantuan sosial berbasis kuota sementara

Program bansos lintas kementerian yang tumpang tindih

Bantuan sosial berbasis pendataan manual daerah

Bansos khusus di luar sistem data nasional

Bantuan darurat yang tidak berkelanjutan

Penghentian dilakukan secara terukur dan bertahap agar tidak menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat penerima.


Program Pengganti Mulai 2026

Sebagai pengganti, pemerintah menyiapkan sejumlah program baru yang mengedepankan integrasi data dan keberlanjutan, antara lain:

Program Perlindungan Sosial Terpadu Nasional

Bantuan berbasis Kartu Kesejahteraan Digital

Program pemberdayaan ekonomi keluarga rentan

Subsidi langsung berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

Bantuan sosial adaptif sesuai kondisi wilayah

Penguatan bantuan pendidikan dan kesehatan terintegrasi


Program-program tersebut akan menggunakan data nasional terpadu guna meningkatkan akurasi sasaran dan transparansi penyaluran.


Pemerintah Pastikan Perlindungan Tetap Berjalan

Pemerintah menegaskan penataan ulang bansos bukan penghapusan bantuan, melainkan transformasi sistem agar lebih efektif dan berkeadilan. Masyarakat diimbau untuk memastikan data kependudukan dan sosialnya tercatat dengan benar melalui kanal resmi pemerintah.


Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan sosial nasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat ke depan.



Komentar

Tampilkan

Terkini