Cikarang Utara, benuapost.id | Banjir yang merendam kawasan Perumahan Villa Kencana, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, hingga kini belum juga surut meski telah berlangsung selama 11 hari. Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan warga terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dalam menangani bencana banjir tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan jalan utama permukiman terendam air setinggi lutut orang dewasa. Rumah-rumah warga tampak dikepung genangan air berwarna keruh, sementara aktivitas masyarakat nyaris lumpuh total. Akses keluar-masuk lingkungan terganggu, anak-anak kesulitan bersekolah, dan warga tidak dapat bekerja secara normal.
“Sudah 11 hari kami terendam banjir, tapi belum ada solusi nyata. Hanya datang melihat, setelah itu tidak ada tindak lanjut,” keluh seorang warga Perumahan Villa Kencana.
Warga menilai pemerintah setempat belum menunjukkan langkah konkret dalam penanganan darurat, seperti penyedotan air secara maksimal, pembersihan dan normalisasi saluran drainase, maupun penyediaan posko kesehatan bagi warga terdampak. Hingga kini, genangan masih bertahan tanpa kepastian kapan akan surut.
Selain itu, buruknya sistem drainase serta dugaan pendangkalan saluran air di sekitar permukiman disebut sebagai penyebab utama banjir yang terus berulang setiap musim hujan. Namun, permasalahan tersebut dinilai tidak pernah diselesaikan secara menyeluruh oleh pihak berwenang.
“Setiap hujan pasti banjir. Tapi tidak pernah ada perbaikan drainase yang serius. Kami merasa diabaikan,” tambah warga lainnya dengan nada kecewa.
Warga mendesak Pemerintah Desa Karang Sentosa, Pemerintah Kecamatan Karang Bahagia, hingga Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera bertanggung jawab dan mengambil tindakan nyata, bukan sekadar melakukan peninjauan lapangan. Mereka meminta adanya solusi jangka pendek untuk mengatasi genangan, serta solusi jangka panjang agar banjir tidak terus menjadi bencana tahunan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir dampak kesehatan dan kerugian materi akan semakin besar. Mereka menilai keterlambatan penanganan banjir mencerminkan lemahnya kesiapsiagaan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari bencana lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi sebagian besar wilayah Perumahan Villa Kencana, sementara warga hanya bisa menunggu kepastian tindakan dari pemerintah daerah.
//Ayu



