Bogor – Keluarga Super Cemara kembali menorehkan kebanggaan melalui salah satu putra terbaiknya. Pada kegiatan Ahad, 4 Januari 2026, Ananda R. Muhammad Yusufa Fadilah Kusumaningrat, anak ke-5 (bungsu), tercatat sebagai santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Modern Berasrama Tahfidzul Al-Qur’an Arroyan HYR Character Boarding School Indonesia.
Ananda Yusufa saat ini duduk di kelas 7B dan mengikuti pendidikan berbasis tahfidz Al-Qur’an yang dipadukan dengan pembentukan karakter serta standar pendidikan internasional. Pesantren Arroyan dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam modern yang memberikan program beasiswa penuh (full scholarship) bagi santri terpilih dari seluruh Indonesia.
Menariknya, program beasiswa tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, hingga perguruan tinggi dan penyaluran kerja, dengan skema nol rupiah hingga lulus, sehingga memberikan akses pendidikan berkualitas tanpa beban biaya bagi peserta didik.
Pesantren Arroyan HYR Character Boarding School Indonesia berlokasi di kawasan strategis dan asri, tepatnya di atas lahan seluas kurang lebih 17 hektar, di kaki Gunung Salak, beralamat di Jl. Jami Atas No. 1, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Keberhasilan Ananda Yusufa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tua, Drs. R. Wahyudin Nursaleh, BA., dan R. Nenden Sungkanawati Kusumaningrat, serta seluruh keluarga besar Kusumaningrat. Mereka berharap Ananda Yusufa dapat tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan kelak bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
“Atas capaian ini, kami sekeluarga mengucapkan Barakallahu fiikum, semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu,” ujar pihak keluarga.
Keluarga Super Cemara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan berbasis nilai keislaman dan karakter sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan generasi muda Indonesia.




