-->

Puasa


 

Tex berjalan

Iklan 300x250

Diduga SPBU Layani Pengisian Pertalite Berulang untuk Penimbunan, Warga Soroti Aktivitas Mencurigakan

Benua Post
26/02/26, 17:26 WIB Last Updated 2026-02-26T10:26:41Z
masukkan script iklan disini
iklan anda disini


 

Kabupaten Bandung – Aktivitas mencurigakan diduga terjadi di sebuah SPBU di wilayah Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sejumlah kendaraan roda dua yang diduga motor “tander” disebut-sebut melakukan pengisian BBM jenis Pertalite secara bolak-balik dalam jumlah tidak wajar.



Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 10.40 WIB, terlihat indikasi pengisian BBM berulang oleh kendaraan yang sama. Selain itu, sebuah mobil jenis APV juga diduga melakukan pengisian Pertalite dalam volume besar.


Temuan lain yang menguatkan dugaan tersebut adalah adanya sejumlah jeriken dan galon berisi cairan yang diduga BBM, yang disimpan di sebuah gang tidak jauh dari lokasi SPBU. Wadah-wadah itu terdiri dari berbagai ukuran dan tampak telah digunakan berulang kali.


Indikasi Pelanggaran Distribusi

Praktik pembelian BBM subsidi secara berulang menggunakan kendaraan modifikasi maupun penimbunan dalam jeriken berpotensi melanggar ketentuan distribusi BBM bersubsidi. Jika terbukti, tindakan tersebut dapat merugikan masyarakat luas yang berhak menerima subsidi.


Warga sekitar berharap pihak pengelola SPBU dan aparat terkait segera melakukan penelusuran mendalam atas dugaan aktivitas tersebut.


“Kalau benar ada pengisian bolak-balik untuk ditimbun, ini sangat merugikan masyarakat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Perlu Pengawasan Ketat

Kasus ini menambah daftar kekhawatiran publik terhadap potensi penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan. Pengawasan dari pihak terkait dinilai perlu diperketat, terutama terhadap kendaraan yang melakukan pengisian berulang dalam waktu singkat.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi berwenang terkait dugaan tersebut.


(Tim Investigasi)

Komentar

Tampilkan

Terkini